3 Hal yang Mempengaruhi Perkembangan Emosi Anak

3 Hal yang Mempengaruhi Perkembangan Emosi Anak

Tumbuh kemban anak tak sebatas pertumbuhan fisiknya saja, tetapi juga penting untuk memperhatikan perkembangan emosi anak. Dampaknya bisa terlihat jelas saat anak sudah tumbuh dewasa. Berikut ini hal yang mempengaruhi perkembangan emosi pada anak. 

  • Komunikasi Ibu dan Anak

Bagaimana Anda melakukan komunikasi dengan anak akan sangat mempengaruhi perkembangan emosinya. Ajarilah anak untuk melakukan komunikasi yang baik pada emosinya. Misalnya saja Anda memberitahu bagaimana cara menyampaikan rasa sedih, kecewa, dan bahagia. 

Anda pun perlu melakukan komunikasi dengan anak dengan lebih intens untuk menanyakan bagaimana perasaannya hari ini. Cara Anda berkomunikasi dengan anak saat ia melakukan kesalahan apakah dengan langsung memarahinya menggunakan nada keras atau lembut juga akan sangat berpengaruh dengan emosi anak. 

  • Adaptasi Lingkungan 

Perkembangan emosi pada anak juga dipengaruhi oleh adaptasinya terhadap lingkungan. Kematangan emosi anak adalah kemampuannya saat bisa melakukan adaptasi. Anda bisa memilihkan lingkungan yang tepat kepada anak agar bisa melakukan sosialisasi, apalagi jika ada yang seumuran dengannya. 

Kematangan emosi pada anak didukung dengan perkembangan kelenjar endokrin. Pada bayi masih belum matang karena itu emosinya masih sulit terkendali dan perlu diajarkan secara bertahap lewat naluri Anda sebagai seorang ibu. 

  • Teladan atau Contoh

Hal berikutnya yang mempengaruhi emosi anak adalah teladan atau contoh yang dilihatnya. Di mana anak masih memiliki kecenderungan untuk meniru. Anak akan memperhatikan apa saja yang dilihatnya dan meniru sama persis seperti itu. 

Anda selaku orangtua harus bisa memberikan contoh yang baik kepada anak. Di mana nantinya anak akan mengambil hal baik yang dilihatnya. Selain orang tua orang terdekat di lingkungan anak juga harus menjadi contoh yang baik. Seperti nenek, kakek, oma dan tante yang juga berinteraksi dengan anak. 

Saat perkembangan emosi anak berjalan dengan semestinya maka anak akan memiliki sifat dasar empati yang baik. Anak tidak hanya cerdas dengan akademik di sekolah tetapi juga cerdas secara emosi, sehingga bisa menjadi karakter yang baik dan bijaksana dalam menjalani kehidupannya ke depan. Anda perlu memantau dengan signifikan perkembangan emosinya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.