Viral Foto Jenazah Korban Covid-19 Disalatkan dalam Ambulans & di Tengah Kepungan Banjir

Viral Foto Jenazah Korban Covid-19 Disalatkan dalam Ambulans & di Tengah Kepungan Banjir

Foto yang memperlihatkan jenazah korban Covid 19 tengah disalatkan viral di media sosial. Selain karena berada di dalam mobil ambulans, lokasinya juga berada di tengah kepungan banjir. Tampak ketinggian air mencapai paha orang dewasa.

Foto tersebut diketahi menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @pekalonganinfo yang diposting 22 jam yang lalu. Postingan yang diberi keterangan: Picture describes thousands words' ini,

Pemakaman protokol COVID 19 di tengah bencana banjir, Desa Depok, Kec. Siwalan, Kab. Pekalongan Semoga bencana banjir segera surut dan semoga pandemi segera berakhir. Mari tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta cuci tangan pakai sabun' via Pusksiwalan

"Peristiwanya itu pada hari Kamis (18/2/2021). Petugas puskesmas melaksanakan pemakaman pasien Covid 19 dengan protokol kesehatan di Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. "Pasien itu kiriman dari RSUD Kraton," kata Suwondo, Jumat (19/2/2021).

Pihaknya menceritakan, pada saat pemakaman memang kondisinya banjir di wilayah tersebut. Bahkan di liang kubur juga terdampak air, sehingga petugas harus menyedot air dengan menggunakan pompa. "Alhamdulillah, pemakaman berjalan lancar dengan dibantu pompa air. Walaupun di lokasi terkendala dengan banjir," imbuhnya.

Suwondo menjelaskan, sebelum dilakukan pemakaman, petugas dan keluarga pasien salat jenazah dengan kondisi peti jenazah masih didalam mobil. Seperti yang terlihat pada foto dalam postingan tersebut. "Sebetulnya pemakaman seperti itu kurang memenuhi syarat, harusnya di tempat ketinggian.

Jadi gimana lagi, mengingat kondisinya banjir," jelasnya. Pihaknya menambahkan, di Kabupaten Pekalongan memang tidak ada TPU khusus pasien Covid 19, apabila ada warga yang terkonfirmasi Covid 19 dan meninggal dunia untuk pemakamannya diserahkan ke desa masing masing. "Dulu di wilayah Desa Mejasem juga pernah petugas melakukan pemakaman yang serupa dan kondisinya banjir. Jadi dua kali kejadian ini. Tapi, alhamdulillah semua berjalan dengan lancar," tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.